Daydream

Lovelyz_Hi_Babysoul_1

Lovelyz Series #3

Daydream

EXO Chanyeol | Lovelyz Baby Soul

Romance, Sad

General

Claralaluchaipark aka TianiEXO

“Karena kita sebenarnya bersaudara”

 

Namaku Soul. Hanya Soul saja

, aku bahkan tidak memiliki marga. Nama Soul diberikan oleh suster dari panti asuhan yang merawatku hingga aku sebesar ini.

Kata suster yang merawatku itu, aku ditemukan di depan pintu panti asuhan. Sungguh ini seperti kebanyakan drama saja, menaruh anak sendiri di depan pintu panti asuhan ditengah hujan yang lebat.

Soul, yang mempunyai arti yaitu, jiwa. Kata suster yang merawatku, saat aku ditemukan, keadaanku sangat kedinginan dan hampir mati, hingga aku bisa pulih kembali. Sehingga aku dinamai Soul, karena didalam diriku ini berdiam jiwa yang kuat.

Banyak orang yang mengejek namaku, mereka mengatakan kalau namaku itu sangat tidak jelas. Mereka mengatakan bahwa aku hanya mencari sensasi ingin membuat nama panggung seperti kebanyakan anggota girlband.

Aku ingin mengelak segala apa yang mereka katakan, tapi aku ini bisa apa. Aku hanya seorang murid pindahan dari Gwangju, aku mendapat beasiswa untuk bersekolah di salah satu SMA terkemuka di Seoul. Itu karena aku berusaha, aku tidak ingin terus menyusahkan panti asuhan tempat tinggalku.

Ingin hidup mandiri, itu kataku, sebelum sampai ke Seoul. Ternyata kehidupan di Seoul tidak segampang yang aku pikirkan.

Harus selalu bekerja, kalau tidak, aku akan mengalami apa yang disebut krisis kantong dan kelaparan.

Kehidupanku di Seoul ini, bisa dibilang miris, bahkan sangat miris. Setiap hari dibully di sekolah dan pulang sekolah pun harus bekerja paruh waktu sampai pertengahan malam. Pulang dengan rasa lelah dan kantuk yang luar biasa, belum lagi belajar dan mengerjakan PR yang diberikan oleh guru.

Tapi, semua kesusahanku ini, menghilang drastis ketika bertemu dengan seorang lelaki. Lelaki yang menjadi pangeran dalam kehidupanku. Meskipun, aku memang tidak bisa memilikinya. Tapi Ia memang pangeran yang membuat hari-hariku terlihat indah.

Chanyeol,

Park Chanyeol,

Lelaki yang pertama kali menghampiri diriku yang tengah duduk menyendiri di ujung kelas, lelaki yang tidak mempedulikan omongan orang lain dan langsung saja menolongku yang tengah di bully.

Lelaki yang mengajakku berkeliling Seoul, mengerjakan PR bersamaku, dan berbagi cerita denganku.

Tapi,

Belakangan ini Chanyeol tidak pernah berkomunikasi denganku.

Bahkan dia tidak membalas sapaan ku kepadanya.

Dan disaat aku di bully, Ia tidak datang seperti dulu.

 

^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“Hah, untung nodanya tidak permanen” Soul tersenyum lega, sambil mengucek seragamnya.

Tadi, entah di sengaja atau tidak,

Teman sekelasnya, Binnie menumpahkan moccacino di seragamnya. Padahal yang Ia lakukan di kelas, hanya duduk saja di tempatnya, tiba-tiba Binnie datang dan terjadilah.

“Seandainya, Chanyeol…
Soul merenung sesaat, entah apa kesalahan yang dilakukannya. Sehinggah, berakibat sangat fatal.

 

“Aku harus menemui Chanyeol!”

Entah darimana arah pikiran Soul muncul, Ia segera berlari memakai jaketnya dan keluar rumah secepatnya meninggalkan pakaian seragamnya yang belum selesai dicuci.

“Jam 7 malam, aku masih sempat!” Soul melihat jam tangannya, dan berlari lebih cepat sampai di halte. Saat bus datang, Ia segera naik.

“Di persimpangan depan” ucap Soul kepada sang supir yang mengangguk mengerti.

 

^^^^^^^^^^^^^^^^

 

Chanyeol menatap langit malam, udara memang terasa dingin. Chanyeol merasa langit malam ini terlihat sangat indah, langit malam pada musim dingin. Bintangnya terlihat jauh dan berkerlap-kerlip.

Dipikirannya hanya satu,

Yaitu Soul.

Gadis yang belakangan ini dijauhinya, Chanyeol juga tidak tahu mengapa. Mengapa Ia melakukan itu, tapi Ia tidak bisa.

Dirinya merasa cemas,

Cemas bila suatu saat kebenaran yang Ia sembunyikan dari Soul akan diketahui.
Itu sebabnya, Ia berusaha menjauhi Soul.
“Chanyeol”

Chanyeol segera berbalik, dan melihat seorang yeoja dengan nafas terengah – engah tengah menatapnya.

“Soul?” Chanyeol segera bangkit dan menghampiri Soul,
“Aku minta maaf” Soul terduduk, kakinya kelihatan bergetar.

Chanyeol hanya bisa menatap Soul saja, tanpa membalas perkataan Soul.

 

“Aku minta maaf, kalau ada kesalahan yang aku lakukan”

 

 

“Tapi, jangan membenciku”
Air mata mengalir begitu saja dari mata Soul,

 

 

“Jangan membenciku Chanyeol”

 

“Jangan menangis” Chanyeol ikut duduk, agar sejajar dengan Soul.

 

“Aku tidak akan membencimu” Chanyeol mengelap air mata Soul dengan tangannya.

 

“Tidak akan”

Chanyeol memeluk Soul,
“Aku tidak membencimu”

Soul merasa bahunya basah,

 

Chanyeol juga ikut menangis.

“Chanyeol kenapa?”

 
“Aku tidak akan membencimu” Chanyeol makin mengeratkan pelukannya,

 

“Karena kita sebenarnya bersaudara”

 

“Dan aku ternyata sudah jatuh cinta kepadamu”
“Mana mungkin aku bisa membencimu?”
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
BAMPRETTTTTTTTTTTTTTTTTTTT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

WAHAHHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHHAAAA ^_^

Ff apa ini? Nggak jelas lahhhh,,,

Buatnya pas dengar lagu EXO yang First Love itu lohhhh ^_^

Wahahahahhahahhahahahha,

 

Nggak nyangka endingnya begini, padahal nggak sesuai dengan judulnya yang ‘Daydream’ itu hahahhahahhahha.

( Authornya tertawa mulu -_- )

 

Mohon maaf jika ada kesalahan,

 

Terima kasih sudah mau membaca
Dan

 

Jangan lupa tinggalkan komentar! ^_^

Advertisements

7 thoughts on “Daydream

  1. wkwkwk gantung ni thoor -_-
    ending nya loh? loh?
    galau aku dibuatnyaa
    jatuh cinta, tapi saudara 😦
    yah gimana dooong?
    keren ah thor! kereeen!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s