Simple Reason

simple reason l18hee

-Simple Reason-

OC’s Adara / Park Chanyeol

Ficlet (or Drabble?) / AU / slightComedy / Fluff / Romance / PG-13

a present by l18hee (@l18hee)

 

I own the plot

-RnR Please-

Ketika Adara bertanya tentang alasan Chanyeol menyukai topi, pada akhirnya lelaki itu menjawabnya dengan cara simpel.

 

“Satu… Dua… Tiga…”

Ckrik!

“Mana? Mana? Coba kulihat?” Chanyeol segera memberi kode agar Adara mendekat. Seraya mengembus napas panjang, sang gadis menyodorkan ponselnya, “Dasar narsis!”

Tak acuh pada cercaan si gadis, lelaki itu memamerkan deret gigi putihnya saat melihat potret di ponsel. Segera saja jemarinya menari di layar benda kotak itu, meninggalkan Adara yang lagi-lagi hanya mengembus napas kesal.

“Chanyeol, ayo pulang.” Adara mendudukan diri di samping sang lelaki. Merasa jengah tak dipedulikan, ia menyenggol lengan Chanyeol dengan sengaja.

“Tunggu sebentar. Aku harus mempostingnya di instagram.”

Seketika Adara memasang tampang datarnya. Astaga, Park Chanyeol ini. Lelaki itu benar-benar punya kadar percaya diri berlebih. Lihat saja, nanti dia pasti akan pamer pada Adara tentang bagaimana para gadis di sekolah memberi komentar memuja di instagram miliknya. Selain narsis Chanyeol juga tukang pamer, omong-omong.

Ah, sudahlah. Adara sudah cukup lelah. Dia sedang tidak di mood memarahi seseorang. Cukup biarkan sampai Chanyeol selesai dengan dunia kepopulerannya sebagai lelaki *uhuk* tampan di sekolah. Padahal Adara sendiri yakin lelaki tampan di sekolah tak hanya disematkan pada punggung Chanyeol. Masih ada Oh Sehun si ekspresi datar, Do Kyungsoo dan Byun Baekhyun pemilik suara emas kebanggaan sekolah, Wu Yifan yang bahkan lebih jangkung pun lebih tampan dari pada Chanyeol sendiri-ini menurut Adara. Dan berderet lelaki keren lainnya. Tapi tak ada yang bisa menandingi tingkat kenarsisan seorang Park Chanyeol.

“Ada-ya.” Lihat? Jika sudah selesai Chanyeol akan memerhatikan sekalilingnya lagi.

“Kau memotong namaku seenaknya, Park.” Si pemilik suara memutar mata jengah. Namun tak urung membuat Chanyeol menarik sudut bibirnya untuk membuat senyum, “Hadiah karena sudah memotretku.” Sepersekian detik kemudian sebuah lollipop sudah tersaji di depan Adara. Membuat sang gadis menyambarnya cepat, “Kenapa tidak dari tadi?”

Sepertinya Chanyeol tak berniat menjawab. Terlihat dari bagaimana ia mengedik bahu sebelum menikmati lollipop miliknya. Sedang Adara, ia mengedar pandang mengamati bagaimana orang dengan santainya berlalu-lalang di sekitar mereka. Hingga maniknya terjatuh pada sebuah benda yang biasa disebut sebagai penutup kepala membalut sebagaian besar rambut Chanyeol.

“Kau sangat suka topi, ya?” Entah kenapa pertanyaan ini tiba-tiba meluncur mulus dari katup bibir si gadis.

“Saaaangat sangat suka.” Chanyeol masih saja sibuk menikmati benda manis warna-warni yang mulai terkikis di tangannya. “Kenapa?” Satu pertanyaan Adara membuat Chanyeol terhenti untuk beberapa saat. Mengedar pandang seenaknya sebelum memandang langit sore yang berubah jingga. Sungguh indah.

“Kenapa, ya?” Chanyeol tersenyum kendati ia masih berusaha menemukan jawaban yang mungkin saja tersimpan rapih di memori otaknya, “Mungkin karena melindungiku dari panas?”

“Tidak jarang kau memakai topi saat hujan. Apalagi saat salju turun,” ucapan Adara membuat Chanyeol kembali berpikir keras. Tapi masih tetap menjilati lollipopnya.

“Untuk bergaya?”

“Hey, memangnya aku tidak tahu kau kadang pakai topi saat tidur?” Adara sungguh yakin lelaki ini terlampau percaya diri. Mungkinkah Chanyeol tetap ingin bergaya walau masih tenggelam dalam mimpi? Oh, apapun mengenai kadar kepercayaan diri, Chanyeol benar-benar ahlinya.

“Agar aku mudah dikenali?”

“Memangnya hanya Park Chanyeol yang memakai topi?” Hey, persediaan topi di seluruh dunia mana mungkin diciptakan hanya untuk Chanyeol?! Adara kembali memutar mata jengah.

“Karena nyaman?” Alis Chanyeol benar-benar berkerut sekarang. Dia sedang berpikir keras rupanya.

“Terkadang kau juga merasa nyaman saat tidak memakainya, bukan?” Setiap sanggahan yang dilontaran Adara sungguh membuat Chanyeol semakin bingung. Oke, lelaki ini mulai menyangga dagu sekarang, “Karena aku tampan?”

“Jawaban apa itu?” Jelas saja Adara menahan tawa. Seharusnya itu menjadi jawaban yang paling pertama dicoret dalam daftar jawaban Chanyeol sejak tadi. Tidak ada hubungannya orang yang tampan harus memakai topi. Baiklah, katakan saja persepsi Chanyeol aneh. Kali ini si lelaki benar-benar berpikir keras. Hingga menjatuhkan mereka dalam hening.

Hanya sekitar sekian sekon karena suara jentikan jari Chanyeol segera terdengar. Dengan gerakan cepat ia melepas topi hitam yang ia kenakan. Dan di sekon selanjutnya Adara bisa merasakan sebuah kecupan mendarat di bibirnya. Bersamaan dengan topi sang lelaki yang menutupi wajah keduanya. Semuanya terjadi sangat cepat. Karena kurang dari satu detik Chanyeol sudah menjauh. Menatap Adara dengan senyum jahilnya.

“Mungkin karena ini sangat berguna untuk hal-hal seperti itu.”

Kembali Chanyeol memakai topinya dan menikmati lollipop yang sempat tak dipedulikan, sampai ia menyadari sesuatu bahwa–

“PARK CHANYEOL!! JANGAN JILAT RAMBUTKU!!!”

–lollipop yang sedari tadi ia genggam menarik beberapa helai surai coklat Adara.

Eeww…

.

.

Chanyeol benar-benar menjawabnya dengan simpel.

Sesimpel itu.

.

.

fin!

 biasanya bawa yang komedi adek-kakak, tapi ini bawa romen haha.. yasudahlah nggak papa :3 makasih buat kamu yang udah mau baca ❤ dan lebih baik lagi berkomentar 😉

Advertisements

9 thoughts on “Simple Reason

  1. Uhh
    Sweet park chan XD
    Tapi itu chan masa ga sadar di lolipopnya ada rambutnya si adara
    Ewww
    Tapi manis tau, nice fic!

    1. iya bikin iri/eh?
      dia mungkin terlalu gugup yah, gitu-gitu juga chan gugup kalo sama adara*sok tau
      iya semanis kamu *eaak
      makasih yaa udah mampir 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s