The Letter – There’s No Letter To Be Read

Title: The Letter Author Anonymouspark – Lenght Ficlet – Disclaimer I just own the story, poster also belongs to me. Already posted here   Genre Fluff (maybe) – A/N  This story isn’t based on Davichi’s song

Cast:

Chanyeol EXO and OC

Previous story: 

1st letter l 2nd letter l 3rd Letter

Summary:

Every word been written from you letter never fails my smile

Waktu demi waktu yang Sera lalui hingga kini waktu membawanya kepada bulan November. Bulan dimana seseorang sangat spesial baginya berulang tahun. Semenjak surat terakhir yang Sera kirim untuk Chanyeol, sejak itu Sera jarang mengirim idolanya tersebut surat. Bukan, bukan karena Sera mencoba menjauhi dunia lelaki itu, bukannya Sera lelah mengagumi seorang Park Chanyeol, bukan karena Sera mendengar beberapa rumor yang tidak sedap dari sang idola, bukan pula karena Sera menyerah untuk Chanyeol. Kesibukan sekolah Sera dan kursus musik Sera yang dibilang cukup padat itu menyita energinya. Setiap malam Sera tiba dirumah, ibu Sera selalu menyambut anak gadis satu-satunya dengan hangat. Tidak lupa setelah itu Sera mengerjakan pekerjaan rumah, lalu beristirahat.

Hari itu merupakan hari yang cukup menggembirakan buat Sera. Karena hari itu adalah hari dimana ia mendapatkan nilai akhir selama satu semester. Sera pulang dengan nilai akhir yang sangat memuaskan. Ditambah hari itu Sera mendapat kabar gembira dari guru les piano bahwa ia lulus pada babak berikutnya pada kontes piano nasional. Bukan hanya itu, hari itu seperti memang hari untuk Sera dimana gadis itu mendapatkan kabar yang lebih menggembirakan lagi dari kedua orangtuanya pada saat makan malam berlangsung.

“Ayah dengar hampir dari semua mata pelajaran kau mendapatkan nilai sempurna.” Ayah Sera membuka pembicaraan pada malam itu.

“Benar yah. Ibu sampai tidak bisa berhenti tersenyum mendengar kabar tersebut ditambah kabar Sera lolos babak berikut pada kontes piano nasional.” Ibu menambahkan beberapa prestasi yang telah diraih anak gadisnya itu.

“Ayah tahu. Ayah juga sangat gembira saat mendengar kabar gembira tersebut dari mulut ibumu. Karena kau telah belajar keras untuk meraih ini, tidak ada salahnya ayah mengabuli permintaan mu dari 2 tahun yang lalu.”

Sera dengan cepat mengunyah makanannya. Gadis itu terlihat sangat penasaran dengan kalimat yang baru saja keluar dari mulut ayahnya tersebut.

‘Mengabuli permintaan ku? Apa aku pernah meminta sesuatu kepada ibu?’

“Musim dingin kali ini kita akan pergi ke kampung halaman ayah. Korea.” Lanjut ayah saat dirinya tidak tega melihat wajah bingung Sera.

Kedua mata Sera melebar. Sera ingin rasanya berteriak. Tetapi Sera mencoba menahannya hingga nanti ia sampai di kamar.

“Tidak lupa pula, ibu membelikan mu ini.” Tangan ibu sebelah kanan mengeluarkan sebuah kertas dari saku kirinya. Senyum melebar di wajah Sera. Sera menggigit bibir bawahnya, berusaha menahan pekikan yang sudah ia tahan sejak mendengar ucapan ayahnya tadi, dan sekarang ibu menambah kebahagiaan Sera.

Sera bangkit dari kursinya lalu mendekati ayahnya dan mencium kedua pipi ayahnya. Tidak lupa Sera mendekati ibu dan mencium kedua pipi ibunya. Tidak lupa kedua lengan Sera merangkul ibu dan ayahnya.

“Terima kasih ayah, ibu. Kalian adalah orang tua terbaik yang pernah ada.”

“Jangan lupa, simpan barang berharga ini hingga kita berada di Korea nanti.” Ibu Sera langsung memberi Sera kertas yang ia pegang dari tadi.

“Yes Mam.”

***

Setelah selesai makan malam, Sera langsung membereskan beberapa baju dan barang yang mungkin akan ia butuhkan nanti di Korea. Sambil bernyanyi kecil, Sera memasukkan beberapa helai baju ke dalam koper. Memang masih H-5 sebelum keberangkatannya ke Korea, tetapi Sera tidak sabar untuk mengemaskan beberapa barangnya tersebut. Setelah Sera selesai mengemaskan barang-barangnya, Sera kembali mengambil kertas spesial yang diberikan oleh ibunya tersebut.

‘EXO The Lost Planet Concert Live in Seoul’

Sera tidak bisa menahan dirinya saat ini untuk berteriak.

“Yeay! Chanyeol oppa—bukan! EXO Oppa! Akhirnya aku akan bertemu dengan kalian secara langsung!”

***

5 hari menjelang keberangkatannya ke Korea, Sera hanya disibukkan oleh babak akhir kontes piano nasional. Sera dan orang tuanya sangat mengetahui bagaimana Sera serius berlatih piano. Namun Sera hanya dapat peringkat kedua setelah memainkan beberapa lagu Yiruma. Kenapa Yiruma? Sera tidak memiliki alasan lain karena lagu Yiruma adalah lagu kesukaan seorang Park Chanyeol. Saat Sera tampil, ibunya tidak  pernah lupa untuk memberi Sera semangat dan merekam penampilan Sera yang begitu memukau di mata ibunya. Walaupun tidak mendapatkan peringkat pertama, baik ibu dan ayah Sera sudah begitu bangga dengan pencapaian Sera.

“Sera, apa kau sudah siap dengan koper mu? Tidak ada yang tertinggal?” teriak ibu dari bawah.

“Sudah bu. Semuanya sudah siap.”

Sera segera bangkit dari sofa lalu turun dengan koper yang berat. Ayah langsung menghampiri Sera saat melihat anaknya tersebut kesulitan mengangkat koper miliknya.

“Sera-ya. Kenapa tidak memanggil ayah tadi.”

“Koper ini juga tidak terasa berat bagi ku.”

Ayah tersenyum lalu mengacak pelan rambut anak gadisnya tersebut.

“Aigoo. Kau terlihat begitu semangat sekali untuk pulang ke kampung halaman. Atau, kau tidak sabar bertemu dengan lelaki pujaan mu itu?”

Sera tertawa kecil sebelum menjawab ayahnya.

“Dua-duanya ayah. Aku tidak sabar untuk segera berada di Korea dan tentunya bertemu dengan lelaki pujaan ku itu.”

***

Sudah dua hari Sera menghabiskan musim dingin bulan Novembernya di Korea. Tidak terasa hari ini adalah hari dimana ia akan bertemu dengan lelakinya, Park Chanyeol. Benar, hari itu adalah hari ketiga diadakannya ‘EXO The Lost Planet Concert Live in Seoul’.

“Baiklah anakku. Ayah dan ibu hanya bisa mengantar mu sampai gerbang ini. Jangan lupa untuk menghubungi kami setelah konser usai.”

“Baik ayah.”

***

27 November. Hari terakhir konser EXO diadakan di Seoul sebelum mereka akan melanjutkan beberapa tur di negara Asia lainnya. Hari yang sangat sempurna, dimana Sera bisa merayakan ulang tahun Chanyeol bersama penggemar EXO lainnya. Sera beruntung karena ibunya yang sangat pengertian itu membelikannya tiket festival, dimana Sera berdiri dekat dengan panggung. Perasaan Sera tidak karuan saat semua member EXO mulai muncul. Pada saat itu, Sera hanya fokus pada satu orang, siapa lagi kalau bukan lelakinya. Park Chanyeol.

Tepat pada sebelum penghujung acara, semua member EXO memberikan kejutan ulang tahun untuk seorang Park Chanyeol. Sera tidak bisa menahan air matanya saat Chanyeol mengeluarkan air mata bahagia karena hari ini Chanyeol dapat merayakan ulang tahun bersama penggemar yang lainnya.

‘Kau tidak tahu betapa bahagianya aku bisa melihat mu langsung seperti saat sekarang ini.’ Batin Sera kemudian menghapus air mata yang memburamkan penglihatannya untuk melihat Chanyeol lebih lama lagi.

Next ficlet silahkan klik link ini: The Letter – 4th Letter

.

.Niat aku sih mau selesai satu ficlet ini dulu sebelum lanjut ke ff lainnya. Hope you like it and don’t forget to RCL ♥

Advertisements

12 thoughts on “The Letter – There’s No Letter To Be Read

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s