The Letter – 2nd Letter

Title: The Letter Author Anonymouspark – Lenght Ficlet – Disclaimer I just own the story, poster also belongs to me. Already posted here   Genre Fluff (maybe) – A/N  This story isn’t based on Davichi’s song

Cast:

Chanyeol EXO and OC

Previous story: 

1st letter

Summary:

Every word been written from you letter never fails my smile

Satu minggu menjelang hari kasih sayang. Tidak ada yang begitu spesial bagi seorang Sera yang tidak memiliki kekasih. Hanya saja, pada tepat pada tanggal 14 Februari tersebut ia harus tampil di salah satu Kompetisi Piano. Hari itu merupakan hari yang melelahkan, sepertia biasa pagi Sera harus pergi ke sekolah, pulang sekolah ia harus kembali ke studio musik dimana ia latihan piano. Ibu Sera yang selalu menyambutnya hangat saat Sera selesai dengan kegiatannya dan kini Sera duduk di meja belajar. Sera terlihat sibuk dengan laptopnya. Bukan, Sera bukannya mengerjakan pekerjaan rumah pada Sabtu malam itu, melainkan sibuk dengan menonton beberapa video fancam sang idola. Senyum tidak pernah meninggalkan wajah Sera. Perasaan gembira Sera yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata setiap melihat fancam sang idola, melihat bagaimana keseharian sang idola dan bagaimana keadaan lelaki yang sudah menguasai perasaan dan pikirannya tersebut. Sera merasa ia adalah gadis yang paling bahagia di dunia ini. Hingga mata Sera sudah lelah melihat layar laptop, Sera mengulum senyum bahagianya sebelum menutup layar laptop.

‘Hanya melihat dirimu baik-baik saja, itu sudah lebih dari cukup,’ batin Sera.

Pandangan Sera lalu jatuh pada beberapa kertas yang biasa ia gunakan untuk menulis surat kepada sang idola. Tangan Sera lalu meraih kertas dan pena setelah  itu Sera tenggelam dengan surat yang akan dia tulis untuk sang idola tersebut.

14 Februari 2014

Dear Chanyeol…

***

14 Februari. Hari kasih sayang. Dimana orang-orang meluangkan waktu untuk orang terkasih. Memberikan mereka cokelat, bunga atau beberapa hadiah sebagai rasa kasih sayang. Ya, setidaknya memang itulah yang terjadi setiap tanggal 14 Februari. Begitu pula dengan Chanyeol. Memang lelaki itu tidak memiliki kekasih saat ini, tetapi dia tidak lupa membelikan ibu dan kakaknya beberapa hadiah menunjukkan betapa sayangnya ia kepada dua wanita yang sudah menemaninya hingga ia bisa menjadi idola besar seperti saat sekarang ini. Tidak lupa pula 14 Februari adalah hari yang spesial dimana ia bersama teman-temannya harus mengisi acara di salah satu stasiun televisi di Korea. Setelah kegiatannya selesai, Chanyeol bersama grupnya tersebut diberikan waktu luang untuk menghabiskan waktu yang tersisa pada hari kasih sayang tersebut. Beberapa dari teman-temannya ada yang pergi keluar, beberapa dari mereka hanya menetap di apartemen. Salah satunya Chanyeol. Hari itu Chanyeol hanya menetap di apartemen karena kondisi tubuhnya yang merasa lelah tidak lupa Chanyeol mendapatkan beberapa surat dan hadiah dari penggemarnya. Chanyeol ingat, surat dari seorang gadis spesial itu selalu datang pada akhir bulan. Tetapi hal itu tidak mengurungkan niat Chanyeol untuk memeriksa surat yang ia dapat dari penggemar. Tangan Chanyeol berhenti pada satu surat yang ia terima. Surat dari gadis spesial itu. Chanyeol ingin berteriak sekuatnya saat tangannya memegang surat dari gadis tersebut tetapi Chanyeol sekuat tenaga menahan agar ia tidak menganggu satu isi apartemen dengan suaranya. Chanyeol mengelus dadanya sebelum membuka amplop merah muda, lalu membaca surat tersebut.

Chanyeol tidak bisa menahan senyumnya saat membaca surat itu. Dia sangat ingin mengetahui gadis itu secara dekat, tetapi terlalu banyak yang ia harus pikirkan. Hingga Chanyeol sampai pada kalimat terakhir pada surat tersebut.

 Terlalu banyak yang terjadi dan yang aku pikirkan. Aku berharap, jika dirimu sudah merasa saatnya untuk menemukan gadismu itu, aku harap kau mendapatkan yang terbaik. Meskipun disini, kau selalu memberikan ku harapan. Harapan untuk melanjutkan mimpi ku. Terima kasih, Chanyeol Oppa.

 Chanyeol menolak untuk percaya dengan beberapa kalimat terakhir yang tertulis di surat tersebut.

‘Kau juga memberi ku harapan, jadi aku mohon, tetaplah menulis surat untukku.’

Surat dari Sera memang sengaja aku potong beberapa kalimat. Full surat dari Sera bisa baca disini.

Well, hello! Fyi aku nulis ini 30 menit cuma buat bisa update 1 ff 1 hari ha ha ha. Okay, I hope you like it aja deh. Jangan lupa komentar kalian ditunggu. See ya! Xoxo~

Advertisements

4 thoughts on “The Letter – 2nd Letter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s