OK

tumblr_ndine1yL3h1th94fao3_500

 

OK
dandeliar storyline

Starring..
{ Park Chanyeol | OC / yourself }

G | Fluff, AU |500+ words
based on [ Strawberry Milk – OK ]

“Satu kata untuk Chanyeol, OK!”

~dandeliar’s

Namanya adalah Park Chanyeol. Murid baru yang pindah seminggu yang lalu. Ia duduk tepat didepanku, lebih tepatnya bangku nomor dua dari belakang. Baru seminggu ia pindah ke sekolahku dan ia telah menjadi idola semua orang.

Ia tinggi, mungkin sekitar 185 cm atau lebih. Berbeda jauh denganku yang pendek. Sehingga berkali – kali pandanganku ke papan tulis tertutup akan punggungnya yang lebar. Tapi ia pengertian, ia selalu membungkukkan tubuhnya jika ada materi yang harus dicatat, jadi aku bisa melihat dengan jelas papan tulis. Kalaupun aku ketinggalan, ia akan meminjamkan buku catatan miliknya.

Ia tampan. Perpaduan setiap indra miliknya sempurna. Matanya yang bulat nan cemerlang, hidung bangir, telinga bagaikan Yoda (entah mengapa aku menyukainya), dan bibirnya yang tipis tapi begitu menggoda. Ditambah rambut hitamnya yang dipotong cepak. Ia manis.

Tapi jangan tertipu oleh wajahnya. Ia memang manis, tetapi suaranya jauh berbeda dengan wajah imut nan tampannya. Ia memiliki suara bass yang memikat hati banyak orang. Termasuk diriku. Aku menyukai suara beratnya yang begitu kontras dengan wajahnya.

Aku menyukai senyumannya. Ia tak akan malu jika tersenyum seperti anak kecil. Ia akan tersenyum dengan lebar jika berbicara denganku. Ataupun tertawa menanggapi candaanku yang terkesan garing. Ia tak peduli jika dianggap aneh oleh orang lain. Atau dianggap kekanak – kanakan.

Ia seseorang yang gentle. Ia akan menemaniku pulang hingga sampai ke rumahku dengan selamat walaupun arah rumah kami berlawanan. Saat aku bertanya mengapa, ia dengan lembut membalas pertanyaanku. “Tidak baik jika wanita pulang sendiri malam – malam. Aku ingin memastikanmu selamat,” jawabnya disertai senyumannya yang lebar. Ia akan berjalan sambil merangkulku, kemudian menceritakan banyak hal kepadaku. Entah pengalamannya, atau pikirannya tentang sekolah, dan masih banyak lagi. Juga tak terhitung berapa kali ia memujiku. Walau aku tidak secantik murid lain di sekolah, ia akan tetap memujiku.

Bahkan berkali – kali ada murid cantik yang lewat di depan kami, tatapannya tetap menuju padaku. Membuat hatiku merasa hangat. Ini pertama kalinya aku diperlakukan seperti ini oleh seorang pria.

Kala pagi hari, ia akan datang ke rumahku. Menungguku untuk bersiap – siap ke sekolah. Walaupun pada akhirnya aku terburu – buru karena merasa tak enak karena membuatnya menunggu. Aku bahkan tak menggunakan bedak dan hanya mengikat rambutku asal – asalan. Tetapi ia tetap memujiku manis.

Sungguh, aku tak percaya hal itu terjadi pada kami dalam waktu kurang dari seminggu. Park Chanyeol yang merupakan idola semua orang justru malah dekat denganku.

Sekarang adalah sebulan setelah kepindahan Chanyeol ke sekolahku. Ia membuatku semakin terpukau padanya.

Saat hari minggu, ia mengajakku pergi. Kupikir, kami akan pergi bersama yang lainnya. Nyatanya, ia mengajakku pergi kencan.

Ia mengajakku pergi makan. Ajaibnya, ia mengajakku ke restoran favoritku. Kupikir, kami mempunyai selera yang sama. Nyatanya tidak. Ia mengajakku kesana karena ia tahu jika aku menyukai makanan disana. Ia bahkan memilihkan menu kesukaanku.

Dalam hati aku bertanya, bagaimana ia tahu makanan favoritku?

Bahkan saat bepergian menggunakan bus dan tak ada satupun tempat untuk duduk sehingga kami terpaksa berdiri, ia akan melindungiku dengan memelukku erat. Seolah – olah aku adalah barang yang berharga.

Diperlakukan bagaikan seorang putri? Tentu saja aku senang. Aku bisa melihat tatapan kagum sekaligus iri dari murid lain yang menyukai Chanyeol. Tetapi tak apa. Chanyeol mengatakan, ia akan melindungiku dan tak akan mebiarkanku terluka. Tentu ia akan melindungiku dari murid lainnya kan?

Ya, aku menyukainya.

Ia pria yang sempurna. Susah untuk mencari suatu kekurangan darinya. Bahkan terkadang aku melihat kekurangannya sebagai sebuah kelebihan.

Aku tidak bisa berpikir tentang kata – kata lain selain sempurna.

Mungkin, OK?

Ya, dia OK untuk melengkapiku.

Dia adalah Mr. OK (milikku).

– FIN –

endingnya gaje ya..
maafkan saya ><
saya masih labil.. jadi gini deh

Advertisements

10 thoughts on “OK

  1. ini nggak gaje saama sekali… ini fluff gimanaa gitu… bikin iri yaaaah :3
    mau juga dong diperlakuin kek gitu :3
    beruntung yah, murid baru ganteng lagi udah perhatian gitu… udah bilang suka belum ya? wkwk
    nice nice^^
    btw aku author baru di sini nida di garis 97, salam kenal^^

    1. hai kak ^^ aku juga author baru disini dan 00line, salam kenal ya kak
      aku ya juga mau sih diperlakuin kaya gitu T-T apa daya saya cuma fangirl :’)
      anggap saja sudah /?(lewat perlakuan)

      1. yaampun T-T maaf baru bales sekarang (telat banget sumpah) panggil aja chris hehehehe maafkan saya telat balas
        mau balas sebelumnya cuma lupa T.T

  2. Aaa~~ chanyeol nya sweet banget!! Kalo beneran aku digituin tiap hari, mungkin udah pingsan duluan *plak* bagus bagus banget!!

  3. yaelah enak banget sih deket ama orang macem chanyeol u_u
    uda kayak pacar aja ..
    akunya kapan digituin ? :v waks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s