[Freelance] Do You Love Me? [2/2]

poster (2)

Do You Love Me? [END]

Title                       : Do You Love Me?

Author/Twitter : Dintakai (Twitter :@dintafarras FB: Dinta Ayuda Farras)

Cast                       : Park Chanyeol EXO, Jung Yoohee, Kai EXO

Genre                   : Romance

Rating                   : General

Length                  : Two shoot

Disclaimer           : Its MINE

***

Sebulan sudah hubunganku dengan Chanyeol Oppa dibilang jauh. Aku semakin merasa jauh dengannya. Bahkan tak bisa kupungkiri kalau aku merindukan sosoknya. Aku ingin menemuinya namun apa alasannya? Mengatakan kalau aku merindukannya? Chanyeol Oppa pasti akan menertawakanku.

“DORRR”

“Eoh..” Aku terkejut dan segera menoleh kebelakang. Mataku membulat sempurna begitu mengetahui yang mengagetkanku adalah.. KAI?

“Eoh Sunbae, annyeong.”

“Annyeong, waeyo? Kau melamun terus sejak tadi.”

“Aniyo.. aku hanya sedang eee…” Aku menggantungkan kalimatku karena memang benar aku melamun.

“Apa gara-gara Chanyeol?”

Aku menoleh kearah Kai Sunbae, seolah membaca pikiranku dia mengacak-acak rambutku “Aigoo.. sudah biasa dalam pacaran ada masalah seperti itu, kalau kau butuh tempat curhat ceritakan saja padaku..”

“Sunbae.. ada yang ingin kukatakan..” aku menghela nafasku dalam-dalam “Aku dan Chanyeol Oppa sebenarnya.. tidak pacaran..” Kulihat wajah Kai Sunbae yang terdiam dan mulai menurunkan tangannya dari rambutku.

“Aigoo… Mianhae, aku tidak tahu. Kupikir-“

“Aniyo, gweenchana, Sunbae juga tahu kan kalau aku menyukai Sunbae.. geunde..”

“Mwo? Geunde mwo?”

“Chanyeol Oppa… sepertinya mulai menjauhiku.”

Kai Sunbae menopang dagunya dan menatap lurus kedepan. “Yoo he-ya, kau lihat namja diatas sana?”

Aku menengadah melihat ketempat yang Kai Sunbae tunjuk. Aku terkejut ketika mendapati Chnayeol Oppa sedang mengintai kami dari gedung atas, tepatnya ruang kelasnya. Begitu kami bertatapan ia langsung melenggang pergi.

“Kau tahu, dia hanya cemburu Yoo hee-ya..”

“Cemburu? Wae-“ Aku menghentikan ucapanku dan menyadari. Kenapa aku tidak peka? Sepertinya memang benar kalau Chanyeol Oppa cemburu. Dia menyukaiku tapi aku tak menghiraukannya. Ommo.. aku jadi merasa tidak enak padanya.

“Aigoo.. yeojachingguku juga cemburu ternyata..”

“Ye?”

“Lihat Park Danbi di ujung gedung sana, sepertinya aia akan memakanmu, Yoo Hee-ya..”

“Aish Sunbae, menjauhlah..aku tidak ingin bermasalah dengan Sunbae galak itu.”

“Siapa yang kau sebut Sunbae galak?”

“Hehe.. cham aku pergi dulu, Annyeong..”

***

Aku kembali meniti hari tanpa Chanyeol Oppa, seperti hari ini. Sekolah tiba-tiba memutuskan untuk memajukan pretest bagi siswa tingkat 3. Karena itulah siswa tingkat 1 dan 2 terpaksa diabaikan dengan jam kosong terus menerus. Aku merenung, menyadari bahwa tingkat 3 hampir lulus. Itu berarti aku dan Chanyeol Oppa akan pisah? Akh! Aku menghela nafas panjang dan tertidur.

 

Chanyeol POV

Aku benar-benar frustasi. Apa benar Yoo Hee tidak menyukaiku? Bahkan aku menghindarpun dia biasa-biasa saja? Tak ada kata menyesal atau rindu? Apa aku harus menyerah?

Aku menendang kaleng kosong di lorong kelas 12, sebenarnya pretest dadakan itu sudah selesai sejam yang lalu tapi aku enggan pulang dan berniat menuju aula music. Karena letaknya searah dengan ruang kelas 11 aku iseng mengintip kelas kosong tersebut. Oh tidak. Ada seseorang yang sedang menelungkupkan wajahnya di meja belakang. Aku mengenal sosoknya. Yoo Hee?

Tanpa kusadari aku menarik kursi dan duduk di samping Yoo Hee. Aku ikut meletakan kepalaku diatas meja. Sambil terus menatap wajah damai Yoo Hee.

“Bagaimana aku bisa melupakanmu? Bagaimana aku bisa membuang perasaan sepihakku? Apa aku harus menyerah Yoo Hee-ya? Apa tidak ada sedikitpun perasaanmu padaku? Aku lelah Yoo Hee-ya..” Aku bergumam sendiri  disamping Yoo Hee, entah gadis ini mendengar atau tidak. Namun aku enggan untuk beranjak, semakin aku menatapnya aku semakit larut, dan niat awal untuk keaula msic batal.

 

Yoo Hee POV

Kubuka mataku dan langsung terbelalak ketika melihat Chanyeol Oppa disampingku, benar dia benar-benar disampingku? Tertidur pulas dengan wajahnya yang sangat damai. Aku masih tidak percaya selama sebulan lebih kami loss contac,  dia kembali, Chanyeol oppa dihadapanku sekarang. Aku menyentuh ujung rambutnya. Ini nyata.. bukan mimpi.

Aku menegakkan punggungku dan mendapati mantel Chanyeol Oppa menyelimutiku. Astaga kau memang baik Oppa, pujiku dalam hati. Aku menyampirkan mantel itu pada Chanyeol Oppa lalu dengan perasaan nyaman, aku bersandar di bahu Chanyeol Oppa, lalu bergumam.

“Boggoshippeo Oppa.. mianhae karena aku tidak peka, mianhae karena aku tidak melihat sekitar, mianhae karena tidak menyadari bahwa kau sangat peduli padaku. Dan Gomawo karena selalu disisiku, selalu bersamaku dan gomawo karena telah mencintaiku..” Setetes cairan bening mengalir disudut mataku. Aku memejamkan mataku dibahu Chanyeol Oppa.

“Cheonmanyeo..”

Aku tersentak lalu menatap Chanyeol Oppa yang ternyata tidak tidur?

“Kau.. tidak tidur..?”

“Otte, aktingku baguskan?”

“Aish Oppa.. kau menyebalkan..”

 

AUTHOR POV

Chanyeol amat gemas melihat yeoja dihadapannya yang merajuk. Iapun mencubit kedua pipi bulat Yoo Hee yang dibalas teriakan darinya.

“Appo..”

Yoo Hee kembali memanyunkan bibirnya. “Kau jahat Oppa, kenapa kau menghindariku?”

“Aku hanya ingin kau merindukanku, Yoo Hee-ya..”

“Aish waeyo? Aku sangat sedih ketika Oppa mengabaikanku, kau tidak tahu.. aku merasa kesepian sebulan ini.”

“Arra, dan kenapa kau tidak menghampiriku lebih awal supaya kau tidak kesepian.”

“Itu.. ka..re..na-“

“Yoo Hee-ya, aku hampir ujian.. dan lulus nanti aku akan kuliah dan mungkin akan jarang bertemu denganmu. Jadi, jaga dirimu baik-baik ne..”

“Oppa apaan sih? Ujian masih 3 bulan lagi, ini seperti kau akan ujian besok.”

“3 Bulan bukanlah waktu yang singkat Yoo Hee-ya, dan dalam 3 bulan ini aku berusaha untuk.. melupakan perasaanku.. dukung aku Yoo Hee-ya..”

Seakan dihempas kebumi, Yoo Hee shock seketika. ‘Melupakan perasaannya? Apaa Oppa akan melupakanku?’

“Waeyo?” Tanya Yoohee sambil menggigit bibir bawahnya.

“Karena aku lelah dan aku akan focus pada Ujian”

“Oppa…”

“Gweenchana Yoo Hee-ya, jangan kau merasa terbebani karena perasaanku, Arra?”

Tanpa diduga-duga Yoo Hee melingkarkan kedua lengannya dileher Chanyeol. Lalu mendekapnya erat seperti tak ingin melepaskannya.

“Sarangghae.. Oppa..”

Waktu terasa berhenti bagi kedua insan tersebut. Sebuah senyum kelegaan tersungging dibibir Chanyeol. Ia tidak menyangka cintanya akan terbalaskan.

“Jadi.. jangan lupakan aku Oppa..”

Chanyeol mengangguk di bahu Yoo Hee, mereka menikmati ini. Pelukan yang membuat mereka mengakui perasaan mereka masing-masing. Melepas rindu yang mereka rasakan ketika jarak membuat mereka terabaikan.

***

D-1 before exam…

“Oppa, jangan lupa makan ini ne..” Yoo Hee memberikan bekal pada Chanyeol. Chanyeol menerimanya dengan gembira

“Ne, gomawo.”

CHUUP

Chanyeol mengecup bibir Yoo Hee kilat lalu segera masuk kekelas karena les akan segera dimulai.

‘Oppa menciumku?’

 

Yoo Hee POV

Aku meninggalkan koridor tingkat tiga dengan perasaan berbunga-bunga. Entahlah 3 bulan hubunganku dengan Chanyeol Oppa menjadi lebih dekat. Selain itu, Oppa bisa membagi waktu anatara belajar, mengajariku dan  kencan. Ya walaupun hanya jalan jalan biasa atau menonton dibioskop itu cukup membuatku senang. Seharusnya sejak dulu aku menerima Oppa, dengan begitu aku bisa bersamanya dalam waktu yang lama. Lihatlah, jika Ujian ini selesai, Oppa akan meninggalkan sekolah ini. Ah, jujur aku sangat sedih mengingatnya.

***

Sebulan kemudian

“Chukkae Kai Sunbae, Danbi Sunbae..”

“Gomawo Yoohee-ya..” Ujar Kai sambil menggandeng Danbi “Danbi-ya.. dia Yoohee..”

“Arra..” Kata Danbi ketus. “Kajja Kai-ya..” Lalu Danbi menggandeng Kai dengan erat dan menarik Kai untuk pergi meninggalkan Yoohee.

“Annyeong Yoohee-ya..” Kai melambaikan tangannya namun segera ditepis oleh Danbi. Ia sesekali menoleh kearah Yoohee dan menunjukan deathglarenya.

“Aiggooo ada apa dengan Sunbae itu? Memang dia pikir aku akan merebut Kai darinya?” Ujar Yoohee sambil membentuk duck mouth.

GREEP

Seseorang memeluk Yoohee dari belakang, tanpa menolehpun dia bisa tahu siapa yang melakukannya. “Oppa..”

“Annyeong Yoohee-ya..”

“Chukkae..”

“Gomawo..” Kata Chanyeol sambil tersenyum lebar. Lalu ia menatap Yoohee dari atas kebawah “Kau tidak membawa apapun?”

“Ye?” Yoohee mengerucutkan bibirnya “Jadi hadiah dariku lebih penting daripada kehadiranku, Oppa?”

“Ah Anniyaa..” Chanyeol berusaha untuk tidak memperkeruh suasana apalagi dihari pentingnya ini.

Yoohee mengeluarkan sesuatu dari saku blazernya, kemudian ia berjinjit untuk memakaikan Kalung pada Chanyeol.

Setelah selesai memakaikannya Chanyeol meraih bandul kalung itu. “PCY”

“Otte? Yeppo?” TANYA Yoohee.

“Ne.. neoumu yeppo.”

Mereka berdua sama-sama melempar senyum lalu Chanyeol mengeluarkan ponselnya lalu menarik Yoohee kedekapannya “Yoohee-ya ayo berselca..”

‘Oppa aku pasti akan merindukanmu’

***

Kini Yoohee dan Chanyeol sedang berdua ditaman sekolah, menikmati masa berdua mereka yang tinggal dihitung hari. Setelah ini Chanyeol akan kuliah di Jepang karena Appanya juga akan pindah bisnis disana.

“Oppa.. Jepang itu jauh ya?”

“Keurom..”

Yoohee menghembuskan nafas kasar. “Aku pasti akan merindukan ini Oppa.”

“Mmm..” Chanyeol mengelus kepala Yoohee dengan lembut. Ia juga merasa sedih meninggalkan yeojachinggunya, namun bagaimana lagi. Mau tidak mau mereka harus berhubungan jarak jauh.

“Yoo hee-ya, kau ingat taruhan kita?”

“Tentang permintaan, ah Oppa ingin apa?”

“Kau janji akan melakukannya untukku?”

“Tentu saja..”

“Mmm…” Chanyeol meraih kelingking Yoohee “Berjanjilan untuk tidak menghianatiku, jangan berpaling dariku atau mencari namja lain. Yakso?”

Yoohee tersenyum “Kau juga Oppa, jangan selingkuh ne, aku harap kau tidak tergoda dengan gadis jepang.”

“Arraso…” Mereka berdua masih saling menatap satu sama lain dengan kelingking mereka yang saling mengait, perlahan Chanyeol menarik jemari Yoohee mendekat, tentu saja membuat jarak diantara menipis.

Chanyeol mulai memiringkan kepalanya begitu juga Yoohee yang sudah mulai terpejam.

Chuup

Selama beberapa waktu  mereka tidak melepas tautan mereka. Mereka berusaha menikmati momen terakhir mereka disekolah ini, karena mereka tidak akan tahu apa yang terjadi kedepan. Hanya dengan saling percayalah mereka akan bertahan.

“Saranghae Park Chanyeol..”

“Nado.. Yoohee ya…”

END

Yee selesai juga part 2nya. Otte? Puaskah? Hehe.. baiklah sampai jumpa di FF berikutnnya (bow)

*makasih buat kak admin yang mempublish FF ku, gamsamnida. J

Advertisements

2 thoughts on “[Freelance] Do You Love Me? [2/2]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s