[Chapter 2] WGM With My Girlfriend

poster26

Tittle : WGM With My Girlfriend [Chap. 2] ║ Author : Acchan ║ Main Cast : Park Chanyeol, Bae Suzy  ║ Genre : Romance, Comedy, Marriage Life ║ Length : Chaptered ║Rating : PG-15 ║ Saquel Of : Top Model

 

Happy Reading 🙂

Chanyeol dan Suzy bersamaan masuk ke dalam kamar mereka setelah sebelumnya menerima beberapa penjelasan dari sang sutradara dan beberapa kru yang ada disitu tadi. beberapa Kru dan sutradara tadi hanya memasang cctv di setiap sudut rumah itu. kini mereka hanya tinggal berdua bersama cctv di setiap sudut ruangan yang akan merekam aktivitas mereka.

Suzy terduduk di atas kasur bersama koper pinkynya yang masih tertutup rapat. entah kenapa tiba tiba ia menjadi canggung, padahal seharusnya kan ia senang karena akan setiap hari bersama Park Chanyeol, namjachingunya. Berbeda halnya dengan Chanyeol, sedari tadi namja itu terus tersenyum lebar memperlihatkatkan deretan giginya yang rapi. Saat ini ia sedang duduk di pinggiran kasur bersebelahan dengan Suzy. Namja itu malah asik dengan ponselnya.

“Emm— Chanyeol…emm shi?” Suzy mulai membuka pembicaraan duluan dengan terbata bata. Terlihat sangat aneh saat dirinya mengucapkan bahasa formal pada Chanyeol. Namja itu terkikik mendengar ucapan Suzy barusan. Itu sangat menggelikan mengingat Suzy tak pernah bersikap lembut padanya.

“Shit! Park Chanyeol! Awas saja kau! Andai disini tidak ada cctv pasti akan kuhabisi kau saat ini juga!” gerutu Suzy dalam hati, mencoba sebisa mungkin menahan emosinya.

“Panggil Chanyeol saja” Chanyeol menaik turunkan alisnya menggoda gadis itu.

“Ahh yahh Chanyeoll hhee…” Suzy tersenyum garing yang membuatnya semakin tampak aneh.

Chanyeol bangkit dari duduknya, membuka tirai yang ada disitu. Namja itu merentangkan tangannya merasakan hembusan angin yang masuk dari celah celah jendela. “Ahhh segarnyaaa” gumamnya.

“Musim panas begini mana ada angin segar, dasar bodoh!” maki Suzy dalam hati.

“Hmm sebaiknya kau tutup saja jendelanya, nanti ACnya tak berfungsi”

Chanyeol tampak berfikir sebentar. “Ah iya kau benar! Kalau ACnya mati bisa bisa kita kepanasan. Aku sangat benci panas! Aku akan selalu membuka bajuku kalau kepanasan” Chanyeol menekankan kata ‘membuka baju’ sambil melirik Suzy.

“Ya! Dasar Pervert!” Suzy sontak langsung membekap mulutnya saat kata kata itu secara refleks dikeluarkannya. Suzy merutuki dirinya sendiri. Kanapa bisa bisanya ia terpancing dengan ucapan Chanyeol. Ah namja itu bahkan sudah mulai tertawa terbahak bahak sekarang.

“Hmmm… mianhee maksutku bukan begituu… hmm…” Suzy kebingungan mencari kata kata yang tepat untuk diutarakannya. Ah iya memang masih baru dalam dunia entertaint, dan ia tak terbiasa dengan ini. berbeda dengan Chanyeol yang sudah berpengalaman, namja itu langsung memcahkan kembali suasana disana.

“Hmm… Bagaimana kalau kita bersih bersih rumah ini dulu?” usulnya, namja itu mulai terlihat normal kembali.

“Ide bagus. Aku akan membereskan barang barangku terlebih dahulu” Ujar Suzy. Ia mulai membuka koper pingkynya dan mengeluarkan barang barangnya. Begitu juga dengan Chanyeol, tapi sebelumnya namja itu mengetik sesuatu di ponselnya, dan tepat saat itu juga ponsel Suzy berbunyi. Suzy membuka ponselnya, tertera sebuah pesan masuk disana.

Fr : My Happy Virus

Jangan terlihat canggung, anggap saja kita benar benar menikah hahaha

Suzy sontak langsung membalas pesan itu dengan sedikit kesal tentunya.

To : My Happy Virus

Ya! kau yang membuatku canggung. Berhenti menggodaku Park Chanyeol!!

Terkirim. Dan saat itu juga ponsel Chanyeol berbunyi. Namja itu terkikik pelan membaca balasan dari Suzy. Jemarinya kembali lihai mengetik balasan pesan gadis itu.

To : My Cujii

Bagaimana aku tak menggodamu, kau terlihat sangat imut saat salah tingkah hahahaa

Pipi Suzy langsung bersemu merah saat membaca balasan Chanyeol. Walaupun namja itu mengakhiri pesannya dengan tawa tapi ia merasa senang saat Chanyeol menyebutnya imut. Biasanya namja itu sering mengatainya jelek ataupun bodoh.

Suzy kembali menyimpan ponselnya, tak membalas pesan Chanyeol. Untuk apa membuang buang pulsa membalas pesan orang yang jelas-jelas ada di sampingnya. Ah! Ia harus kembali fokus. Ia tidak ingin dikatai canggung oleh namja itu lagi. Suzy harus bisa menguasai keadaan, ia tidak mau kalah dari Chanyeol. Ia sudah selesai membereskan semua barang barangnya, kini ia beralih pada Chanyeol yang berkutat dengan boneka rillakumanya.

“Chanyeol-ah, Kajja kita bersih bersih rumah ini!” ajak Suzy mencoba seriang mungkin. Yyyah bersih bersih adalah kegiatan awal mereka sesuai perintah sang sutradara.

“Bersih bersih? Hmm baiklah… Kau yang bersih bersih diluar, dan aku akan bersih bersih di sini merapikan boneka bonekaku”

“Cihh! Dasar idiot! Apa-apan itu membereskan boneka? Enak saja!” Gerutu Suzy dalam hati tak terima. Namun sedetik kemudian Suzy mengubah kekesalannya dengan expresi imut diwajahnya “Ya! mana bisa begitu? Oppa harus membantuku”

Chanyeol membulatkan matanya tak percaya mendengar kata ‘Oppa’ yang keluar dari mulut Suzy. Pasalnya gadis itu tak pernah mau memnaggilnya dengan sebutan itu dari dulu. Katanya sebutan Oppa tak cocok untuk Chanyeol yang aneh. Tapi sekarang? Gadis itu malah terang terangan menyebutnya Oppa, ditambah dengan wajahnya yang dibuat imut saat merajuk. Itu sangat aneh, menurut Chanyeol.

“Kenaa kau Park Chanyeoll haha” Suzy tersenyum penuh kemenangan. Chanyeol tak berkutik, kini Suzy yang menguasai keadaan sepenuhnya. Gadis itu beranjak dari tempatnya berjalan keluar kamar. tak lama kemudian ia datang dengan sapu dan kemucing ditangannya.

“Kau menyapu dan aku akan membersihkan perabotannya” ujarnya sambil menyerahkan sapu itu pada Chanyeol yang langsung tersadar.

“Kenapa akau yang harus menyapu? Aku yang membersihkan prabotannya saja!” Chanyeol menjatuhkan sapunya dan mengambil alih kemucing di tangan Suzy.

Suzy merebut kembali kemucingnya. “Tidak bisa! Kan aku yang mengambilnya duluan”

“Tapi aku tidak ingin menyapu”

“Kalau begitu paksakan untuk ingin!”

“Tidak bisa! Kalau tidak mau ya tidak mau!”

Begitulah yang terjadi beberapa saat. Pertengkaran kecil yang tidak menemui titik temu sebelum sebuah pesan masuk yang menyuruh mereka berhenti bertengkar. Yyap pesan itu dari sang sutradara yang melihat adegan itu dari cctv yang dipasang di setiap ruangan. Mereka akhirnya sama sama mengalah dan memutuskan untuk menyapu dan membersihkan perabotan di rumah bersama. Terlihat sekali mereka melakukannya dengan setengah hati bercampur kesal. Kalau tidak karena perintah, pertengkaran itu pasti tetap berlanjut

Sang sutradara menghembuskan napasnya kasar, tak habis pikir dengan tingkah mereka yang kekanak kanakan. Ini baru awal, tapi mereka sudah memulai pertengkaran. Ah! Sepertinya bagian pertengkaran itu harus di cut dalam penanyangan, atau tetap ditayangkan? Karena itu terlihat sangat lucu dan langka karena ekspresi pertengkaran mereka tidak seperti dibuat buat.

***

Suzy dan Chanyeol menghempaskan tubuh mereka bersamaan di atas kursi meja makan. Mereka terlihat sangat lelah setelah berjam jam membersihkan rumah ini. tentu saja lelah tenaga mereka terkuras dua kali lipat. Mereka membersihkan rumah sekaligus saling beradu mulut mempertengkarkan sesuatu yang tidak penting. yya seperti debu yang masih tertinggal di lantai, atau kaca yang tak di lap dengan bersih. Dan berkali kali pula sang sutradara memperingatkan mereka untuk berhenti bertengkar.

“Aku Laparr…” Gumam Chanyeol sambil meletakkan wajahnya di atas meja, mengikuti Suzy yang sudah melakukan hal itu sejak awal.

“Aku juga…” Balas Suzy lemas.

“Ayo kita makan di luar”

“Dan membuat fans mu membunuhku karena keluar dengan seorang Park Chanyeol Exo? Tidak mau! Aku masih ingin hidup Chan— Eh maksutku Oppa” Chanyeol menghembuskan napasnya kasar. Benar juga kata Suzy, kalau mereka makan diluar dan ketahuan fans akan bahaya. Apalagi ini baru awal syuting mereka. Tapi ia sangat lapar sekarang. Apa yang harus ia lakukan?

Tapat saat itu juga, ponsel Suzy kembali berbunyi. Suzy mengecek ponselnya, tertera sebuah pesan masuk dari sang sutradara. Matanya langsung membulat saat membaca pesan itu. ‘Memasak?’ sutradara itu menyuruhnya memasak??? Perlahan ia mendongakkan wajahnya melirik Chanyeol yang terlihat sangat lemas. Meski sedari tadi mereka terus bertengkar, tapi bagaimanapun Suzy tetap tidak tega melihat kekasih sekaligus suami virtualnya selemas itu karena kelaparan

Suzy beranjak dari tempat duduknya. Ia membuka kulkas yang didalamnya sudah dilengkapi dengan bahan bahan makanan. Gadis itu menelan ludahnya saat melihat bahan makanan itu. semuanya bahan makanan mentah. Apa yang harus dimasaknya dengan semua itu? ia tidak bisa memasak! Ia hanya bisa memasak ramen. Tapi melihat wajah Chanyeol yang lemas, Suzy semakin tidak tega. Iapun mengambil semua bahan makanan itu dan meletakkannya di atas meja.

“Kau mau apa?” tanya Chanyeol mengangkat wajahnya saat melihat Suzy meletakkan bahan makanan itu di atas meja.

“Aku akan emm… Mm—mmemasak untukmu?” Ujar Suzy ragu ragu, bahkan pernyataannya terlihat seperti pertanyaan.

Chanyeol kembali terkaget mendengar ucapan Suzy. Memasak??? Apa gadis itu yakin?? Ia kan tidak bisa memasak!

***

Dan Chanyeol harus terpaksa menerima kenyataan kalau hari ini ia harus memakan masakan Suzy. Yyah masakan Suzy yang sulit diartikan, yeoja itu memasak apa. Sepiring pasta dengan brokoli, wortel, gubis, daging yang dicincang tak beraturan dan saus tomat yang memenuhi piring itu.

Chanyeol menelan ludahnya saat melihat makanan yang tersaji di hadapannya. Ia tidak yakin makanan itu sehat dan higienis mengingat cara memasak Suzy yang amburadul tadi. jangankan untuk berpikiran sehat atau higienis, Chanyeol bahkan sangat bersyukur kalau makanan itu tidak beracun.

“K—kkenapa hhanya dilihat saja?” tanya Suzy. Gadis itu sepertinya juga tidak yakin dengan hasil masakannya.

“Apa ini beracun?” Suzy langsung menatap Chanyeol tajam. “Ah maksutku… apa aku harus memakan ini?” Chanyeol kembali meralat perkataannya.

“Katanya kau lapar”

“Hmmm… ee tapii aku mendadak kenyang. Yyah mendadak kenyang” ujar Chanyeol dengan seringai lebarnya berusaha meyakinkan Suzy.

“Kenapa kau tidak bilang dari tadi, tau gitu kan aku tidak susah susah untuk memasak!”

“Emmm… ituuu…”

“Oppa Jahat!” Suzy beranjak dari duduknya..Ia kesal! Sungguh sangat kesal! Walaupun ia sendiri tak yakin dengan masakan tapi setidaknya Chanyeol sedikit menghargai usahanya itu.

“Jangan marah… B—bbaiklah aku akan memakannya” Suzy tersenyum senang, ia kembali duduk di hadapan Chanyeol.

Chanyeol kembali menelan ludahnya. Ah ia harus memakan makanan ini. sebelumnya ia berdoa berharap tak akan masuk rumah sakit karena telah memakan makanan ini. tangannya perlahan mulai mengarahan sendok, mengambil sedikit pasta di hadapannya. Chanyeol menghirup napas dalam dalam setelah itu ia memasukkan pasta itu ke dama mulutnya. Dan…

“Bagaimana Rasanya?” tanya Suzy antusias.

Chanyeol terdiam setelah menelan makanan itu. “Ini sangat…… emmmm—————“

 

[TBC…]

haloww… maaf aku telat ngepost untuk wgm part 2 nya disinii. mianhe jongmal mianhe. baiklahh ini lanjutannya.. semoga pada sukaa^^

Advertisements

6 thoughts on “[Chapter 2] WGM With My Girlfriend

  1. Hahaha biasanya di episode pertama wgm kan pasangan malu2 tp mereka malah brantem dan ngga ada manis2nya hahahaha
    Dan gimana hasil masakan suzy ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s