TOP MODEL [PART 4]

poster21

Tittle : Top Model  [Part 4] ║ Author : Acchan ║ Main Cast : Park Chanyeol, Bae Suzy  ║ Genre : Romance, Comedy ║ Length : Chaptered ║Rating : PG-15 ║

Annyeomggggg aku balik lagii ‘-‘)/

Masih ada yang nunggu lanjutannya ff ini  kah?? #gak ada -,-

Hahaa miann kal o ada yang nunggu lamaa, tapi mungkin mulai sekarang aku usahain ngepostnya seminggu sekali #kalo bisa 😀

Oke cekidottt semoga kalian sukaa dan maaf kalo ada yg mengecewakan

Happy reading^^

Suzy segera menjatuhkan dirinya di sebuah kursi kosong tepat saat Profesor Kang masuk ke kelas. Hufthh gara gara semalaman ia berada di dorm Exo membuat gadis itu telat bangun dan menjadi kelabakan di pagi hari. Suzy menghembuskan napasnya kasar. Tatapannya tertuju pada professor kang yang sepertinya tidak sendirian masuk kelas. Ada seorang gadis berambut panjang di belakang professor. Gadis itu kini berdiri di depan kelas, sepertinya ingin memperkenalkan diri.

“Annyeonghasseyo, naneun Kim Yejin Imnida. Aku mahasiswi baru pindahan dari Dongguk Univercity. Mohon kerja samanya”

Suzy terus terusan memandangi gadis itu. bukankah gadis itu adalah gadis yang tak segaja ditabraknya tadi? tapi rasanya ia seperti tak asing dengan nama dan wajahnya. Tapi siapa? Ahh sepertinya ia tertular virus pikun Chanyeol. Ingatannya benar benar bermasalah.

“Sssstt ssstttt” Krystal yang duduk di depan Suzy membalikkan badannya.

“Ada apa?”  Tanya Suzy pelan.

“Kau tahu siapa gadis yang berdiri di depan?” Suzy menggeleng pelan.

“Kim Yejin, Trinee SM, Mantan kekasih Park Chanyeolmu!” bisik Krystal yang langsung membuat Suzy berteriak kencang membuat seisi kelas kini memandangnya.

“MWOYAA?”

***

Suzy menelungkupkan wajahnya diatas meja kantin. Sebentar sebentar ia mendongak mengehla napas panjang dan kembali menelungkupkan wajahnya. Itu sudah dilakukannya berulang ulag semnjak keluar dari kelas Profesor Kang. Ah apa hari ini hari sialnya? Tidak ada angin tidak ada hujan, tapi kenapa tiba tiba seorang Kim Yejin yang notabanenya mantan kekasih dari namjachingunya sekarang muncul di hadapannya? Apalagi mulai saat ini ia akan selalu bertemu dengan gadis itu, karena mereka satu kelas. Apa yang harus dilakukannya? bertindak biasa saja atau… entahlah Suzy masih bingung dengan apa yang harus dia lakukan.

“Jadi sekarang kau sekelas dengan Yejin?” Suzy menganngguk lemah menjawab pertanyaan Minah, salah satu sahabatnya yang kini duduk dikantin bersamanya dan 3 orang yang lain.

“Wwah ini akan sangat menarik sepertinya” cibir Eunji dengan senyum jahilnya melirik Suzy yang tambah melengos.

“Menarik apanya? Berbicara dengannya tadi saja terasa kaku, Ah… kenapa tadi ia harus duduk di sebelahku” Suzy mengacak acak rambutnya membayangkan saat tadi di kelas Yejin yang tiba tiba duduk di sebelahnya dan mengajakanya berkenalan.

“Aku tak menyangka Chanyeol oppa pernah berhubungan denga gadis seperti Yejin, sungguh tak bisa dipercaya gadis itu sangat feminim dan elegan untuk ukran seorang Park Chanyeol yang ceroboh”

Suzy melirik Krystal sinis “Maksutmu apa mengatakan hal itu eoh?”

“Tidak ada maksut heheee” Krystal menyeringai kecil melihat tanduk di kepala Suzy mulai tumbuh. Suzy kembali menghela napas lalu menghembuskannya kasar, seperti ada sesuatu yang berat menghantamnya.

“Memang apa yang kau cemaskan eoh jika kalian berdua satu kelas? Bukankah sekarang Chanyeol milikmu, gadis itu hanya masa lalunya” ujar Minah yang mungkin satu satunya orang yang sepertinya peduli dengan Suzy saat ini. sedangkan Krystal dan eunji yang juga ada disitu semakin menggoda Suzy dengan ucapan ucapan mereka yang memojokkan.

“Tentu saja ia cemas Minah, bagaimana kalau Chanyeol berpaling pada Kim Yeijin?”

“YA! JUNG EUNJI!!” Suzy sontak berteriak membuat seisi kantin kini memandang ke arah mereka. Eunji terkekeh pelan, ucapannya berhasil membuat gadis itu tambah Frustasi.

Suzy kembali ke posisi awal, menelungkupkan wajahnya di meja menata kembali emosinya yang sempat mebuncak.

“Menurut kalian lebih cantik mana antara aku dan Kim Yejin?” tanyanya tiba tiba.

“Tentu saja aku!” Krystal menjawab cepat kilat.

“Kau  tidak termasuk katagori nona Jung” cibir suzy sinis.

“Aku tidak tahu. Aku belum pernah melihat Kim Yejin sebelumnya” ujar Minah diikuti anggukan Eunji yang setuju dengan ucapannya.

“Coba kau tanyakan pada Chanyeol oppa”

Suzy refleks menjentikkan jarinya setelah mendengar usul Krystal. Ia segera mengambil ponsel di tasnya, menekan nama panggilan yang selalu bersarang di kotak panggilannya. Tak beberapa lama terdengar suara di balik telepon.

“Ada apa?” suara khas seorang namja di balik telepon langsung menyahut tanpa basa basi.

“Menurutmu lebih cantik mana antara aku dan Yejin?” tanya Suzy to the point. Ia juga tidak ingin berbasa basi dengan Chanyeol, namja disebrang sana. Berbasa basi dengan Chanyeol sama saja membuang buang waktunya.

“Ne??? maksutmuu??”

“Aish, jawab saja apa susahnya!”

“Tentu saja lebih cantik Baekhyunku” ‘Bip’ sambungan terputus tepat setelah Chanyeol menyelesaikan kata katanya. Wajah Suzy kembali tertekuk, bahkan lebih parah dari yang tadi.

“Kau benar benar menanyakannya?” tanya Minah tak percaya. Menurutnya Suzy benar benar gadis aneh sekaligus bodoh menanyakan hal yang benar benar tak masuk akal untuk ditanyakan pada kekasihnya.

“Lalu apa jawabannya?” Krystal si pemberi usul absurd terlihat antusias menunggu jawaban Suzy.

“Dia lebih memilih selingkuhannya itu! Siapa lagi kalau bukan Byun Baekhyun!” Ujar Suzy ketus membuat semuanya cengo seketika. Mereka benara benar pasangan teraneh.

***

Chanyeol kembali memasukkan ponselnya ke saku celana setelah barusan ia menerima panggilan. Ia menatap dirinya di cermin merapikan kembali rambutnya. Hari ini member Exo K sedang melakukan pemoteretan untuk sebuah majalah. Dan disinilah mereka, di ruangan penata rias tengah bersiap siap untuk pemotreatan yang mungkin memakan waktu seharian ini.

“Apa maksutmu mengatakan diriku cantik eoh?” Baekhyun yang berada di sampingnya jelas jelas mendengar pembicaraan Chanyeol dan Suzy di telepon tadi.

“Ah…tidak… aku tak mengatakan kau cantik. A-aku mengatakan hmmmm bbee– beebek milik C-chen c-cantik… yy-tah bb-begitu” elak Chanyeol dengan ucapannya yang berantakan.

“Kau pikir aku bodoh eoh? Jelas jelas kau menyebutku. Dan satu lagi mana ada bebek yang cantik!”

“Menurutku bebek Chen cantik”

“Terserah kau lahh” ujar Baekhyun mengalah dan melanjutkan kembali memasang eyelinernya.

“Bbaek—“ gumam Chanyeol. Suaranya tiba tiba merendah.

“Hmmm”

“Menurutmu mengapa Cuji tiba tiba menyebut nama Yejin?” Baekhyun berbalik menatap Chanyeol, raut wajah namja tinggi itu kini berubah serius. Jarang sekali itui terjadi.

“Maksutmu?”

“Entahlah, tadi Cuji tiba tiba menelponku dan langsung menanyakan itu”

“Menanyakan apa? Ya! Park Chanyeol kalau bercerita jangan setengah setengah!” gerutu Baekhyun yang mulai penasaran.

“Dia menanyakan lebih cantik mana antara dirinya dan Yejin. Sungguh aneh bukan?”

“Mungkin dia membaca artikel artikel tentang hubunganmu dan Yejin dulu”

“Cuji bukan tipe orang yang suka membaca hal hal seperti itu”

“Mungkin dia mendengar rumor hubunganmu dengan Yejin dari teman temannya”

“Tidak. Tidak mungkin. Cuji sangat anti dengan yang namanya rumor”

“Mungkin Yejin menemuinya dan menceritakan hubunganmu dengannya di masa lalu”

“Apa lagi itu! SUNGGUH SANGAT TIDAK MUNGKIN!”

“Kalau begitu, mungkin kau TIDAK USAH BERTANYA PADAKU JIKA SEMUA JAWABANNYA TIDAK!” Baekhyun langsung beranjak dari tempat duduknya dengan emosi yang berapi api. Seharusnya ia menyadari ini dari tadi, berbicara seserius apapun jika pada Chanyeol tetap saja akan mengeluarkan emosinya.

Chanyeol kembali menatap dirinya di cermin. Menunjuk dirinya sendiri dengan wajah melasnya yang terpampang di depan kaca“Lalu aku harus bertanya pada siapa?”

***

“Kau disini?” tanya Chanyeol terkejut melihat sesosok gadis yang baru saj keluar dari toilet wanita. Gadis itupun terlihat sama terkejutnya. Ia hanya mengangguk kaku mengiyakan ucapan Chanyeol.

“Apa yang kau lakukan disini?” Chanyeol kembali bertanya dengan polosnya.

“Ne? ah aku habis dari toilet”

“Ah maksutku apa yang kau lakukan di studio foto ini? kau juga ada pemotretan?” Chanyeol meralat pertanyaannya.

“Ne”

“Ah ye, kalau begitu fighting!” Chanyeol tersenyum membalas ucapan Yejin yang terkesan singkat dan dingin. Ia kembali melangkahkan kakinya ke tujuan awalnya kemari. Toilet.

“Chanyeol-shi” panggil gadis itu pelan membuat Chanyeol berbalik.

“Ne?”

Hening. Gadis itu terdiam beberapa saat. Begitu pula Chanyeol. Ia masih tetap berada di posisinya menunggu ucapan gadis di depannya.

“G-gomawoyo” akhirnya sebuah kata keluar dari bibir gadis itu.

“Cheonmanayo” gadis itu tersenyum simpul mendengar ucapan Chanyeol. Senyum simpul yang mungkin hany sebuah topeng yang dikeluarkannya untuk menutupi isi hatinya.

“Ah satu lagi, jangan panggil aku seformal itu, Lupakan semua yang terjadi di masa lalu. Aku tetaplah seoarang park Chanyeol yang kau kenal Yejin-ah” setelah menyelesaikan ucapannya Chanyeol menghilang di balik pintu toilet pria meninggalkan gadis itu terdiam di tempatnya. Mencerna kembali ucapan yang baru saja namja itu katakan.

“Park Chanyeol, apa kau masih menyukainya?”gumam seorang gadis yang sedari tadi bersembunyi dibalik tembok. Suzy, gadis itu melihat semua yang terjadi.

***

Suzy kembali ke ruang penata rias. Ia bahkan tidak jadi ke toilet setelah melihat semua itu. kini ia duduk di salah satu meja rias menatap dirinya dibalik pantulan cermin. Raut wajahnya berubah, tidak seperti tadi sebelum ia hendak ke toilet. Melihat Chanyeol bertemu dengan mantan kekasihnya mebuat perasaannya tak menentu. Apa mungkin namja itu akan berpaling darinya seperti yang dikatakan Eunji? Bagaimana kalau Chanyeol benar benar kembali pada gadis itu? bagaimana dengan dirinya? Suzy sudah memberikan semua isi hatinya untuk namja itu. Apa Chanyeol akan meninggalkannya begitu saja?

“Cuji-yah! Kenapa kau tak mengatakan padaku kau ada disini?!” seorang namja yang tiba tiba muncul dibalik pintu langsung berteriak membuat semua yang ada di ruangan itu menoleh ke arahnya. Termasuk Suzy.

Seketika pikiran pikiran aneh yang Suzy pikirkan menghilang sekejap melihat namja itu ada disini. Park Chanyeol. Namja itu langsung mendatangi ruangan ini ketika mendengar Suzy, kekasihnya juga tengah menjalani pemotretan di studio yang sama.

“Maaf, kau mencari siapa Chanyeo-shi?” tanya seoarng penata rias yang sedang mendandani seorang model wanita disitu. Chanyeol yang baru sadar jika ruangan itu berisi banyak orang, langsung salah tingkah. Awalnya ia mengira ruangan ini hanya berisi Suzy seorang. Tapi sepertinya dugaannya salah. Ruangan ini berisi banyak model model lain. Ia menggaruk garuk tengkuknya mencoba mencari alasan.

“Ah.. emm… Aa-aku m-mmencari… emmm Cu- Cu- cucian piring! Ah yya cucian pring! Tapi ssepertinya aaku ssalah ruangan” ujarnya diakhiri dengan sengiran kecil membuat semua menatapnya bingung.

“Kalau begitu aku pergi dulu, annyeong. Maaf mengganggu” Chanyeolpun keluar dari ruangan itu. tepat saat itu juga, ponsel Suzy bergetar, menandakan sebuah pesan masuk.

“Dasar bodoh!” umpatnya dalam hati.Gadis itu segera menyusul ke luar dengan alasan hendak menerima telpon. Untung saja tak ada yang curiga. Mereka semua yang disitu kembali pada aktivitasnya semula.

Suzy menemui Chanyeol di ujung koridor sesuai dengan pesan namja itu. ia langsung memukul kepala Chanyeol saat tiba disana.

“Ya! Kau itu benar benar bodoh! Dan apa yang kau katakan tadi? kau menyama nyamankan namaku dengan cucian piring?” gerutu Suzy kesal. Entah kenapa jika berhadapan dengan Chanyeol selalu emosinya meluap luap. Ia bahkan melupakan pikiran pikiran anehnya tadi tentang namja itu.

“Aish, itu hanya sebuah alasan”

“Alasan yang tidak masuk akal!” Chanyeol tertawa membalas ucapan gadisnya itu. ia sangat menyukai saat Suzy emosi seperti ini.

“Berhenti tertawa! Ada apa kau menemuiku?”

“Kenapa kau tak mengatakan jika kau ada pemotretan disini?”

“Memang apa pedulimu eoh?”

“Ya! aku namjachingumu!”

“Lalu?”

“Tentu saja kau harus selalu memberi tahuku!”

“baikalah, akan ku beri tahu, aku sedang ada pemotretan disini, puas?”

“Aish, seharusnya kau memberi tahu sebelumnya bodoh!”

“Kau sendiri juga tak memberi tahuku kalau kau juga ada pemotretan disini!”

“Tanpa ku beri tahu kau sudah tahu, bukankah kau stalker setiaku?”

“Aish jinja… percaya diri sekali kau!”

“hahahaa tentu sajaa”

“Ya! hentikan tawamu bodoh!” sungut Suzy kesal melihat Chanyeol yang terus menerus tertawa.

“Baiklah, baiklahh… ah ye, nanti malam temeni aku pergi ne?”

“Kenapa kau tidak mengajak Baekhyunmu yang cantik itu?!”

“Ya! aku namja normal!”

“Jinja? Bukankah tadi kau mengatakan di telepon jika Baekhyun itu cantik. Apa itu masih dibilang namja normal?”

“Aish, itu hanya bercanda!”

“Tak ada peralatan kata” ujar Suzy enteng.

“Lalu jika aku menjawab yejin lebih cantik darimu bagaimana?” Mata Suzy langsung membulat mendengar ucapan Chanyeol. Namja itu tersenyum miring, menggoda Suzy sepertinya menyenangkan bagi dirinya. Namun sayang senyum itu ini terganti tengan ringisan, saat Kaki Suzy yang memakai High Heels menginjak kakinya lalu pergi.

“YASUDAH PERGI SAJA DENGAN YEOJA ITU!”

***

Suzy menatap spion mobil, merapikan kembali rambut dan make upnya. Gadis itu akhirnya luluh juga setelah usaha keras Chanyeol yang melakukan berbagai macam cara membuat Suzy menemaninya pergi. Entah apa yang dijanjikan namja itu membuat seorang Bae Suzy yang keras kepala menjadi luluh.

Suzy turun dari mobilnya, berjalan menuju pintu belakang apartement. Seperti biasa setelan tshirt kuning polos dengan celana jeans ua menjadi cirri khasnya. Julukan gadis tomboy masih melekat dalam dirinya. Meskipun ia seorang model tapi ia sangat jarang memakai dress ataupun baju baju yang terkesan feminim. Ia hanya mengenakan itu jika sedang pemotretan atau ada acara saja.

‘Tring’ pintu lift terbuka tepat dilantai 13. Suzy melanjutkan langkahnya menelusuri pintu apartement yang ada di sana. Ia berhenti tepat di pintu bernomor 1212. Ia tidak perlu susah susah menekan bell dan menunggu seseorang membukakan pintu karena ia sendiri sudah tahu password dari apartement ini. Tapi kini bukan hanya dirinya saja, tapi semua kekasih member Exopun tahu password dorm mereka. Para member Exo memberikan password dorm mereka dengan alasan karena malas membukakan pintu.

‘ceklek’ pintu terbuka setelah Suzy selesai menekan paswordnya. Gadis itu langsung masuk ke dalam tanpa suara. Terbesit di otaknya untuk balas dendam mengerjai Chanyeol. Ia berjalan berjingkat melewati ruang tamu menuju tempat biasanya member Exo berkumpul. Ruang tengah.

Dugaannya tepat. Mereka semua berada disana, termasuk namja ting listriknya. Park Chanyeol. Namja itu terliaht sudah rapi dengan t-shirt kuning dan celana jeansnya.

“Kebakaran!! Kebakaran!!” teriak Suzy tepat di belakang Chanyeol membuat namja itu langsung kelabakan saking terkejutnya. Tak hanya namja itu saja yang kelabakan, tapi semua member Exo yang ada disitupun juga ikut kelabakan. Suzy tertawa terbahak bahak melihat itu semua. Sngguh menggelikan.

“YA! BAE SUJI APA APAAN KAU INI!”

“KAU MEMBUATKU JANTUNGAN!”

“KAU INGIN MEMBUATKU MATI EOH?!”

“GADIS JELEK! KAU BENAR BENAR CARI MATI EOH?!”

“Suzy-ah tak seharusnya kau seperti itu”

Begitulah umpatan umpatan yang keluar dari bebrapa member Exo. Dan sepertinya hanya Suho yang tak membentaknya. Leader angel itu hanya berucap pelan meski dirinya sempat terlonjak kaget akibat ulah Suzy. Gadis itu tak begitu merespon umpatan mereka, ia masih tetap tertawa terbahak bahak bahkan semakin menjadi.

Tawanya terhenti saat bunyi bell terdengar. Do yang sudah sadar dari ke-syokannya langsung berjalan ke depan hendak membukan pintu. Semua kembali seperti semula. Suzy ikut ikutan di tengah mereka. Ia duduk  di samping Chanyeol yang terlihat masih kesal akibnat ulah gadisnya itu. Tak beberapa Do kembali ke ruang tengah.

“Chanyeol hyung, ada yang mencarimu” ujarnya.

“Siapa?”

“Yejin” Do langsung menutup mulutnya setelah menguncapkan satu nama itu. Ia lupa jika disitu ada Suzy.

Suzy melirik ke arah Chanyeol. Namja itu bangkit dari duduknya,berjalan meninggalkan mereka menuju ruang tamu. Ia bahkan tak mengucapkan sepatah katapun, termasuk pada Suzy. Gadis itu kini terdiam dengan pandangan kosongnya.

“Apa yang dilakukan gadis itu disini?” -guamamnya lirih-

 

[TBC…]

Gimana? Udah lebih panjang dari sebelumnya kann? 😀

Jangan lupa komentar kritik dan sarannyaa. Gomawooo^^

Advertisements

8 thoughts on “TOP MODEL [PART 4]

  1. Aigoo yejin ngapain ke tempat channie ? Hahaha bakalan ada perang lg nih
    Tp thor kayanya konfliknya muter2 sm orang ketiga aja deh , tambahin lg konfliknya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s