Kwajangnim,I Love You !!!

minhonoona-req

KWAJANGNIM,I LOVE YOU !!!

Park Chanyeol | Choi Soo Joon (OC/YOU)

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Genre : Romance,Fluff

Length : Drabble

Rate : PG

Summary :

Apakah tidak ada yang menyenangkan disaat White Day? -Soo Joon-

 

Poster : Carlisle Han @ http://cafeposterart.wordpress.com/

Disclaimer : FF ini terinspirasi interview Chanyeol & Chen @ K.Will Youngstreet Radio & FF ini sudah dipublish sebelumnya di http://myshineestory.wordpress.com/

Annyeonghaseyo,saya author baru disini !!! Haha semoga bisa meramaikan dunia perCHANYEOL-an di wordpress ini hahaha #skip. Semoga karya saya yang satu ini juga bisa menghibur kalian. Comment readers sangat berharga. SILENT READERS AND PLAGIATOR GO AWAY !!!

Aku menopang dagu dan menatap layar komputer dengan kosong. Hish,membosankan !!! Rutinitasku setiap hari tidak ada bedanya. Pagi-pagi aku bersiap-siap,dandan dan lalu berangkat ke kantor. Aku menghabiskan berjam-jam di kantor,dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore bahkan kalau lembur atau ada meeting dadakan bisa jadi aku baru pulang jam 9 malam. Setelah itu aku kembali pulang dan besoknya??? Terulang hal yang sama lagi,tidak pernah ada yang berbeda. Aku tinggal sendirian di apartemen sementara kedua orangtuaku tinggal di Shizuoka,Jepang. Aku adalah putri tunggal keluarga Choi sehingga tak ada saudara kandung yang bisa kuajak untuk berbagi cerita,teman-temanku??? Mereka semua sudah berkeluarga,akulah yang termuda disini. Sehingga saat weekend,aku tak pernah bermain dengan teman-temanku itu karena mereka tentu saja lebih memilih menghabiskan waktu dengan keluarga mereka. Kekasih??? Aish,sepertinya itu hal paling sensitif untukku. Di usiaku yang sudah 23 tahun ini,aku belum memiliki seorang namjachingu. Memang sih aku tak secantik personil SNSD tapi kurasa aku tak jelek-jelek amat,masih banyak poin plus yang kumiliki untuk menarik minat seorang laki-laki. Tapi lalu apa masalahnya? Ah,aku tak tahu. Untung saja Appa & Eomma tidak mendesakku untuk memiliki pasangan apalagi menikah dalam waktu dekat.

Ditengah kebosananku itu,sebuah pemandangan menarik perhatianku. Seorang laki-laki dengan setelan jas biru dongker berjalan dengan langkah terburu,badannya terhuyung beberapa derajat kedepan sambil memeluk berlembar-lembar file di tangannya. Ia tampak begitu eye catching dengan tinggi badannya yang diatas rata-rata,kulitnya yang putih,telinga besarnya dan juga rambut cokelatnya yang selalu berdiri karena pengaruh gel rambut yang ia gunakan setiap hari. Park Chanyeol. Ya,itu namanya. Dia manajer,posisinya hanya satu tingkat dibawah Presdir Lu yang memiliki perusahaan ini.

2 Tahun lalu,dialah yang menerimaku dan mewawancaraiku. Kala itu Chanyeol masih berada di bidang Personalia. Pembawaannya yang humoris dan sociable,kurasa membuatnya disenangi banyak orang termasuk aku. Dan kini berkat kerja kerasnya ia berhasil menduduki jabatan manajer. Tapi ia tak begitu saja berubah,ia tetaplah Chanyeol yang dulu. Senior dan rekan kerja yang menyenangkan. Aku jatuh cinta padanya? Hhhmm…kurasa begitu. Karena sering kudapati jantungku berdebar lebih kencang dari biasanya,lidahku yang biasanya cerewet ini akan mati kutu bila sudah berhadapan dengannya,melihat senyumnya yang manis itu membuat perutku mulas seketika.

Meski Chanyeol masih berstatus single,sebagai perempuan aku tak bisa berbuat banyak. Rasanya terlalu malu untukku mengungkapkan perasaan lebih dulu. Apa jadinya kalau Chanyeol tidak mencintaiku? Oh,aku tak tahu. Sepertinya setelah itu hubunganku dan Chanyeol akan jadi aneh dan tentu saja terganggu,aku tidak mau itu terjadi. Tapi aku tak bisa membohongi diriku sendiri,entah sudah berapa kali namja bermarga Park itu hadir dalam mimpiku. Awalnya hanya sekedar ia memelukku,menciumku dan pernah suatu kali aku bermimpi aku dan dia menikah !!! Ommonnaaa..aku sampai malu dibuatnya kala mimpi itu usai dan melihat sosok Chanyeol di kantor.

Soo Joon-ah…,” suara bariton khasnya tiba-tiba terdengar.

Ah,sepertinya aku tengah melamun sehingga halusinasiku jadi parah begini.

Soo Joon-ah..,” suara itu kembali terdengar.

Eh,kenapa terdengar nyata??? Betapa kagetnya aku saat mendongak,mendapati Chanyeol ada dihadapanku. Namja itu tengah tersenyum manis dan jarak wajahnya begitu dekat denganku. Terang saja aku beringsut mundur dan menjauhinya.

“Sejak kapan kau dis…errr,maaf kwajangnim,” aku gugup seketika.

“Tak apa,kau sepertinya tengah melamun,”

Joesonghamnida,kwajangnim. Aku akan kembali bekerja,”

“Tak usah,sebaiknya kau temani aku saja,”

“Menemanimu? kemana? meeting?”

Chanyeol menggeleng.

“Ini bukan urusan kantor tapi pribadi,”

“Eh? Pribadi?” aku memekik.

“Ayo,aku sudah meminta izin Lu sajangnim kok,” ia menarikku tanpa memberiku kesempatan untuk bertanya lagi.

Sepanjang perjalanan,suasana begitu hening. Tak seperti biasanya,aku melempar pandanganku keluar kaca mobil sementara Chanyeol fokus dengan jalanan dihadapannya. 1 jam kemudian kami sampai di sebuah tempat. Vivapolo cafe. Suasana cafe tidak terlalu ramai,hanya ada beberapa pengunjung disana. Seorang pelayan langsung menghampiri kami dan membawa kami berdua ke lantai dua. Ia membukakan pintu kayu berwarna cokelat tersebut. Disana sudah terdapat meja dengan dua kursi,tak hanya itu saja makanan dan minuman sudah terhidang disana lengkap dengan sekotak cokelat dan buket bunga.

Kwajangnim,kau tidak salah?” tanyaku.

“Haha,berhentilah memanggilku dengan sebutan itu. Kita sudah tidak berada di kantor lagi,Soo Joon-ah,” 

Chanyeol menarikkan kursi dan mempersilahkanku duduk,tak lama ia juga sudah duduk dihadapanku. Dalam keheningan kami menikmati sajian yang sudah tersedia.

“Kau sudah bosan dengan rutinitasmu?” tanyanya.

Uhuk !!! Aku tersedak.

“Aku akan membuat hari-harimu lebih berwarna,Nona Choi,”

“He? Maksudmu?” kini di otakku berputar beratus-ratus pertanyaan.

Chanyeol beranjak dari duduknya,lalu namja itu memberikan kotak cokelat itu dan sebuket bunga.

“Selamat white day,kuharap aku belum terlambat dan belum ada namja lain yang mendahuluiku,”

Aku menerimanya dan menatapnya dengan rasa yang sulit kuartikan.

“Jadi maksudmu…,”

Soo Joon-ah,will you be mine?” ujarnya tegas dan singkat.

Be…mine?” tenggorokkanku tercekat.

Belum sempat rasa penasaranku terjawab,dua orang wanita cantik sudah masuk kedalam ruangan.

Soo Joon-ah,kenalkan dia Eommaku Park Eunsoo dan kakak perempuanku,Park Yoora,”

“Selamat datang di keluarga Park,Nak,” wanita paruh baya itu menepuk pundakku halus.

“Ah,selera adikku memang oke. Aku akan punya saudara perempuan sekarang,kau memang cantik,” sahut perempuan muda itu sambil tersenyum.

“Jadi kau…,”

“Aku tidak mau main-main lagi,kurasa usia kita tidak cocok lagi untuk pacaran,”

Aku melepas buket bunga dan cokelat ke lantai begitu saja dan menghambur dalam dekapan Chanyeol.

“Kau tahu semuanya seperti mimpi,” ujarku.

“Ini bukan mimpi,Soo Joon-ah. Ini kenyataan,justru akulah yang takut bahwa kau tidak akan menerimaku,”

“Bodoh !!! Yeoja mana yang tidak akan luluh dengan namja sepertimu?” aku mengetuk-ngetuk keningnya sambil terkekeh.

“Setelah ini kami tidak akan terlibat lagi,Eomma keluar dulu,Chanyeol-ah. Banyak pelanggan yang menunggu,”

Sepeninggal Park Eomma dan Yoora,kami kembali berdua di ruangan tersebut.

“Chanyeol-ah…,”

“Ne?” ia menoleh dan aku mendaratkan sebuah kecupan ringan di bibirnya.

Kwajangnim,saranghae,” 

Chanyeol tersenyum dan memamerkan deretan gigi putihnya,ia membelai rambut panjangku dengan sayang.

“Nado,Miss Park,” 

Kini semuanya tak lagi hanya menjadi sekedar mimpi belaka. Hey girls,Park Chanyeol is mine !!! 

Advertisements

4 thoughts on “Kwajangnim,I Love You !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s